widgeo.net

Jumat, 03 April 2015

Batu Tourmalin Muncul dari Dabo' Singkep KepRi

                               

sumber gambar: www.dabosingkep.wordpress.com
                                    
                                   

   Cukup lama saya tidak menulis di blog ini, sehingga membuat blog menjadi sangat sepi. Tapi insyaallah untuk berikutnya saya akan berusaha untuk mengembangkan blog yang sangat sederhana ini sehingga bermanfaat bagi pengunjung ataupun yang tersesat di blog ini.

    Baiklah langsung saja, Informasi kali ini mengenai sebuah fenomena yang terjadi di masyarakat Indonesia beberapa bulan terkhir ini, Demam Batu. Banyak sekali di kalangan masyarakat Indonesia yang sekarang diwabahi dengan demam batu, baik kalangan masyarakat biasa, maupun para pejabat. Wawww,, sungguh luar biasa,,,,, Saya sendiri sih kurang suka dengan fenomena ini "PADA AWALNYA" meskipun saya sendiri menggunakan batu delima, tapi itu pemberian datuk saya tercinta. Namun pada akhirnya saya terseret arus juga, Cerita ini bermula saat saya berlibur k Kampung saya tercinta Dabo Singkep. Kampung SayE ni..... "mulai bhasa melayu keluar". Kampung saya ni memang tidak terkenal seperti Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta, tapi sejak zaman dahulu dikenal sebagai penghasil timah yang cukup besar di Indonesia. Selain timah banyak lagi, Durian, ikan kecik Besa. Nah sekarang Dabo Singkep menunjukkan eksistensinya dengan ditemukanya sebuah nama batu langka yakni Tourmalin, Konon katanya batu ini adanya cuma di Brazil dan Nigeria dan memiliki banyak manfaat. Ape lagi.. saya yang baru sampai waktu itu di dabo merasa bangga dengan tanah kelahiran sendiri saat diceritakan oleh paman Nurhidayat, langsung setelah itu...saya langsung mencari batu, hahahaha bayangin gak cuma meliat liat tapi langsung gali tambang mencari batu,,,,,

         Ada yang lebih unik lagi, ternyata yang nambang mencari batu justru orang orang yang duduk di kantor(PNS), bank(banker), dan sebagainya (wartawan) seolah olah menjadi mata pencaharian utama nih coba liat,


       Yang saya tahu saat itu, mereka hampir seharian mencari batu, jadi mesti tahan panas. Beda dengan prinsip paman saya," Kalau Rezeki pasti dapat nak","Jadi Kite tak perlu lame lame ninggalkan rumah dan pekerjaan". Memang betul yang paman cakap, tak kurang 2 (due) jam kami pun pulang. Tapi jangan kaget meski sesaat, batu yang paman dapat luar biasa, turmalin, batu kecubung lumut, batu kecubung teh, akik rambut emas banyak, akik rambut hitam dan batu bertulis kalimah Allah yang unik dan banyak lagi batu langka. Saya terkagum kagum dan heran melihat paman saya waktu itu. Memang paman saye ni orangnye tenang, tak banyak cakap tapi jangan salah ilmunye banyak, makanya saya sering menjulukinya Hangtuah Dabo Singkep.

Rambut Emas
                                                                  


Kinyang berisi lumut berlapis dan timah berlapis 
  yang mengkilap

         

Kecubung teh
                                                                     
                                                      

Tourmalin 3 warna dan Black Tourmalin
                                               

      Nah gambar yang terkahir ini namanya batu tourmalin, memang kayak arang sih, tp kalau diasah jadi cantik terus kalau disenter terdapat gabungan bbrpa warna, kecuali tourmalin bute yang tak tembus cahaya. Oh ya, yang anehnya apabila saya tanya tentang batu tormalin ini d tmpat penjualan batu, banyak mengtakan tidak tahu bentuk batunya meski tahu nama dan tentunya barangnya tidak ada, memang langka, tapi inilah yang namanya penampung tak update masalah batu, berbeda dengan Pecinta batu ataupun kolektor, mereka sanggup merogoh kocek dalam dalam untuk mendapatkan batu yang ia minati. Bedanya lagi kalau para kolektor( pecinta batu) tidak semata mata mencari keuntungan berbeda dengan para penampung yang sasaran mereka adalah keuntungan.

      Terlepas dari segi estetikanya, batu Tourmalin juga menyimpan banyak manfaat di bidang kesehatan. Berdasarkan sumber dari youtube, baik video dalam negeri maupun luar negeri manfaat Batu Tourmalin pada kesehatan diantaranya:

1. Menangkis radiasi elektromagnetik, baik dari hp, pesawat Televisi, maupun pemancar sinyal.
2. Menghilangkan pikiran negatif, stress dan ketegangan
3. Meningkatkan vitalitas
4. Meningkatkan Imunitas tubuh
5. Bagus untuk penderita radang sendi dan gout (asam urat)
6. Meningkatkan level cakra dan keseimbangan
readmore »»  

Senin, 04 Agustus 2014

Pewarnaan Gram



Pewarnaan Gram ini pertama kali dikembangkan oleh seorang ahli histologik Christian Gram (1884). Dengan pewarnaan Gram, bakteri-bakteri dapat dibagi atas 2 golongan yaitu Gram positif dan Gram negatif. Gram positif warnanya violet (ungu) karena mengikat zat warna utama “kristal violet”. Sedangkan Gram negatif berwarna merah jambu karena melepaskan zat warna utama dan menangkap zat warna penutup ”fuchsin”. Prinsip atau pokok-pokok pewarnaan Gram meliputi 4 tingkatan yaitu :
1.    Pewarnaan dengan zat warna utama (kristal gentian violet yang warnanya violet).
2.   Merekatkan (mengintensifkan) dengan suatu larutan mordant, yaitu larutan lugol (J-KJ).
3.    Menambahkan zat decolorisasi (bahan peluntur) misalnya alkohol atau alkohol-asam.
4.   Pemberian zat penutup (counter stain), misalnya : larutan fuchsin, safranin, dll.
Pulasan menurut Gram mempunyai banyak modifikasi, sebaiknya pakailah salah satu cara saja diantara yang banyak. Kesalahan biasanya terdapat pada ”overstaining” dan ”overdecolozing”, yaitu terlalu lama memberikan zat-zat warna atau pancucian dengan alkohol. Akibatnya Gram-positif dapat menjadi Gram negatif. Teknik mewarnai hendaknya dikontrol juga dengan melakukan pemulasan terhadap bakteri yang telah diketahui Gramnya. Larutan-larutan zat warna yang digunakan senantiasa diperiksa, apakah sudah terdapat kristal-kristal atau kotoran-kotoran lainnya. Gunakanlah selalu larutan-larutan zat warna yang disaring dengan kertas saring.
Perlu kita ketahui bahwa perbedaan sifat antara kedua golongan bakteri tadi, tidaklah absolut tegas dan spesifik, melainkan tergantung juga pada beberapa faktor, antara lain:
a)    Bakteri-bakteri Gram positif sering kali tidak dapat menyerap dan mengikat zat warna kristal violet, terutama apabila dibuat preparat dari bakteri-bakteri biakan murni yang telah tua (rough).
b)   Ada bakteri-bakteri tertentu yang sangat peka terhadap cara-cara yang mengalami sedikit perubahan.
c)    Selain daripada itu ada juga bakteri-bakteri yang bersifat ”gram variable”, dll.
Gentian violet dapat diganti dengan crystalviolet atau methylviolet, jika gentian violet tidak ada.
·        Larutan Standard Gentian Violet.
Bubuk (kristal) gentian violet        : 5 gram.
Alkohol 95-96%                         : 95 ml.
·        Larutan Pakai.
Larutan standard gentian violet     : 10 ml.
Karbol (phenol) 5%                     : 90 ml.
·        Larutan Standard Fuchsin.
Bubuk (kristal) fuchsin         : 5 gram.
Alkohol 95-96%                   : 95 ml.
·        Larutan Pakai.
Larutan standard fuchsin      : 10 ml.
Aquadest                            : 90 ml.
Bubuk digerus dalam mortir dengan alkohol sedikit demi sedikit, setelah larut masukkan ke dalam botol (untuk gentian violet harus botol yang cokelat atau sawo matang). Genapkan volume alkohol sampai volume yang diperlukan. Biarkan 24 jam baru dapat dipakai. Jika hendak dipakai larutan stam ini harus diencerkan dahulu 10x dan disaring. Filtrat ini dipakai untuk pewarnaan.
·        Larutan Lugol (J-KJ).
Jodium kristal                     : 1 gram
Kalium jodida (KJ)               : 2 gram
Aquadest                            : 300 ml.
Mula-mula Jodium + KJ dalam kira-kira 10 ml aquadest. Sesudah jodium larut, genapkan volumenya menjadi 300 ml. Larutan lugol ini disimpan dalam botol yang sawo matang. Dapat juga kita sediakan larutan lugol dalam 5x atau 10x kuat. Pada waktu pemakaian encerkan dengan aquadest. Bila perlu disaring. Larutan lugol yang dibuat seperti di atas, langsung dipakai tanpa ditipiskan lagi.
A.    Cara pewarnaan Gram :
  1. Buat sediaan pada objek gelas, keringkan, kemudian rekatkan (fiksasi) 3x di atas api Bunsen.
  2. Tuangi dengan larutan karbol-gentian-violet (sesudah sediaan dingin), biarkan selama 5 menit.
  3. Zat warna dibuang dan bubuhi dengan larutan mordant (lugol), diamkan selama kira-kira 1-3 menit.
  4. Lugol dibuang dan preparat dicelupkan ke dalam alkohol 96%, sampai warna gentian violet lepas (sampai gentian violet tidak ada luntur lagi).
  5. Cuci dengan air kran sampai bersih, kemudian bubuhi dengan cat-penutup (counter stain) larutan water-fuchsin, biarkan kira-kira 1-2 menit.
  6. Cuci dengan air kran, keringkan dalam temperatur kamar, lihat dengan mikroskop memakai lensa rendam minyak. Gram positif  = ungu. Gram negatif = merah.
B.    VARIASI PEWARNAAN GRAM yang digunakan di Bagian Pathologi Klinik Fakultas Kedokteran dan Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo di Jakarta.
Larutan-larutan zat warna :
  1.  Carbol Gentian Violet.
Gentian violet 1 gram; Phenol kristal 2 gram; Alkohol 95 % 10 ml dan aquadest ad. 100 ml. Gentian violet digerus dengan alkohol dalam mortir tambahkan phenol dan campur. Kemudian tambah air sedikit demi sedikit dengan mengaduk terus, biarkan 24 jam kemudian disaring.
  1.  Larutan Lugol (J-KJ)
Jodium 1 gram, KJ 2 gram dan aquadest 300 ml. Geruslah Jodium bersama KJ hingga homogen, tambah air sedikit demi sedikit, biarkan 24 jam. Saring dan disimpan dalam botol yang cokelat. Larutan ini gunanya sebagai mordant.
  1.  Larutan safranin (counter stain).
Safranin 1 gram, alkohol 95% sebanyak 4 ml dan aquadest 360 ml. Geruslah safranin dengan alkohol, tuangkan ke dalam botol, mortir berkali-kali dicuci dengan air, biarkan 24 jam. Saring dan siap untuk digunakan.
Cara pewarnaan :
~     Buat sediaan pada objek gelas, rekatkan di atas api Bunsen 3x, tunggu sampai dingin.
~     Pulas dengan karbol gentian violet selama 60 detik.
~     Cuci dengan aquadest, bubuhi lugol selama 30 detik.
~   Cuci dengan aquadest, buang zat warna dengan alkohol (decolorisasi) sampai tidak ada lagi warna yang dilepaskan dari sediaan. Boleh juga dicuci lagi dengan aquadest.
~     Pulas dengan larutan safranin (counter stain) kira-kira 30 detik.
~      Cuci dengan aquadest, biarkan kering dalam temperatur kamar dan periksa dengan mikroskop memakai lensa rendam minyak.
Hasil pewarnaan Gram :
Bakteri Gram positif   : Biru-ungu (ungu kebiru-biruan).
Bakteri Gram negatif   : Merah kekuning-kuningan.
C.    Pewarnaan Gram modifikasi BURKE.
(Burke’s modifikation : J. Bact. 7: 159, 1922).
1.    Sediaan sesudah difiksasi 3x di atas api, dituangi dengan larutan 1% gentian violet (crystal violet) dalam alkohol, kemudian segera ditambah dengan larutan Natrium-Bikarbonat 5%, biarkan selama kira-kira 1 menit.
2.   Cuci degan air, bubuhi dengan larutan mordant yaitu larutan lugol ( 1 gram J + 2 gram KJ + 200 ml aquadest), biarkan selama 1 menit.
3.   Segera dicuci dengan air. Bubuhi larutan decolorisasi tetes demi tetes (bahan peluntur) yang terdiri dari : 1 bagian ether + 3 bagian aceton, sampai zat warna utama terlepas atau bahan peluntur tidak berwarna lagi.
4.   Bersihkan dengan air, kemudian bubuhi dengan larutan counter stain (cat penutup) safranin 0,5 % beberapa detik lamanya.
5.   Bersihkan dengan air, keringkan pada temperatur kamar, lihat dengan mikroskop memakai lensa rendam minyak.
Gram positif : biru-ungu.
Gram negatif : merah kekuning-kuningan.
Catatan :
Sebagai counter-stain dapat juga digunakan karbol fuchsin encer, yaitu Karbol Fuchsin Z. Neelsen 1 ml + 9 ml aquadest (pengenceran 10x). Jika karbol fuchsin ini dipakai waktunya dipersingkat, paling lama 1 menit. Karbol fuchsin encer ini sering digunakan untuk memulas vibrio, waktunya kira-kira 5-10 detik. Vibrio berwarna merah jambu dan bentuk koma. Susunan pulasan karbol fuchsin lihat pada pewarnaan tahan asam.

Sumber: http://labmikrobiologi.blogspot.com/2012/02/pewarnaan-gram.html#
readmore »»  

Menonton Film Porno Mempengaruhi 5 Bagian Otak (BERBAHAYA)

Hai sobat kali ini saya mau memposting berita dari blog tetangga tentang bahaya menonton film porno. Ternyata nonton film parno atau porno bro berbahaya........ bisa fatal akibatnya, amerika sendiri ketakutan dengan wabah pornografi yang pernah melanda negeri paman sam ini. Berikut beritanya ya sob:

Hal tersebut dikemukakan pakar psikologi dari yayasan Kita dan Buah Hati, Elly Risma. Dalam konfrensi pers di Sekretariat Komnas Perlindungan Anak, Jakarta Timur, .Elly menjelaskan secara ditail mengenai efek film porno bagi anak-anak atau siapa pun yang senang menontonnya.


"Fornograpi dapat merusak lima bagian otak kita, sedangkan narkoba yang rusaknya hanya tiga,"tutupnya. Menurut Elly, bahaya akibat seringnya nonton film porno akan mengkerdilkan otak kita. "Fornografi adalah perusak otak, lebih dari methapetamin. Bagian otak prefrontal conteks kita akan hancur. Bagian tersebut merupakan bagian otak yang mengontrol moral dan nilai, pengontrolan diri, dan pengambilan keputusan," jelasnya.



Rusaknya otak prefrontal conteks, akan membuat perasaan kita selalu kacau, makanya kita akan selalu ketergantungan untuk melihat film porno. "Saat melihat film porno, sistim limbik kita akan bekerja, sehingga keluarlah dufamin atau hormon kenikmatan,"ungkapnya.


Ia mencontohkan, ketika seorang anak menyukai satu gelas ice cream maka hormon kenikmatan tersebut hanya akan keluar untuk satu gelas ice cream. Bila ditambah lagi satu gelas ice cream maka hormon tersebut tidak akan keluar. "Sama seperti orang nge-seks atau nonton film porno, hormon terserbut akan keluar sampai batas kenikmatan puncak," terangnya.


Lima Otak yang Diserang 1. Obesity merusak bagian otak Orbitofrontral Mid frontal dan nucieus accumbens 2. Methapetamin merusak bagian otak Orbitofrontral Midfrontal, Insula Hippocampus Tempral, dan Patumencingalute. 3. Cocain merusak bagian otak Orbitofrontral Midfrontal, Insula Hippocampus Tempral, dan nucieus accumbens 4. Film Porno merusak lima bagian otak yaitu Orbitofrontral Midfrontal, Insula Hippocampus Tempral, nucieus accumbens, Patumencingalute, dan Cerebelum.


Di sisi lain Dr. Randall F. Hyde,Ph.D adalah seorang psikolog senior di negara Amerika sana berkata : “Percayalah pornografi adalah suatu bencana yang kita sendiri ( maksudnya negara Amerika sendiri ) keteteran.” “Negara kita dapat mempersiapkan perang, dengan senjata dan tentara. Negara kita bisa menghadapi penyakit dengan temuan obat – 0bat dengan penelitian ilmuwan kami.” “Tapi untuk pornografi…percayalah…. pada awalnya kami tidak siap dan tidak tahu cara apa yang harus dilakukan untuk melawannya.” Oia, merebaknya pornografi di Amerika pada saat sekarang, sudah jauh berkurang dibandingkan 20 tahun silam. Ya ! anak – anak di Amerika sana serta remaja -remaja disana dilanda pornografi 20 tahun lalu. Waktu lagi parah – parahnya banget. Sekarang bisa dikatakan sudah sembuh untuk ukuran penyakit satu negara.

Kalau negera kita Indonesia, sekarang inilah yang lagi merebak – rebaknya!
lebih lanjut ia mengatakan di tubuh kita banyak hormon yang bekerja. Ada 4 hormon yang yang dirusak cara kerjanya. Hormon ini jika bekerja secara normal. Akan menguntungkan kita. Nah pornografi membuat ke – 4 hormon ini keluar secara berlebihan dan terus menerus.

* Dopamine * Kalau anda sedang kesusahan mengerjakan suatu soal matematika saat ujian, datang telat, belom makan, eh pas datang ternyata soalnya susah banget… anda pasrah…. lunglai…. merasa bakal jeblok nilanya…. gara-gara tidak ada satupun soal yang bisa anda kerjakan… Lagi frustasi frustasinya, tiba -tiba ketemu cara ngerjain soalnya,….. YES !!!!!! I Got IT !!!!! Alhamdullillah ! Bagaimana perasaanya ???? Senang yang bukan main bukan ???!!!! Serasa puas campur bahagia ! Sepertu itulah efek hormon dopamine kalau lagi bekerja. Menimbulkan SENSASI Puas, senang , bahagia di dalam dada. Eits… tunggu dulu…, Efek dopamine ternyata menimbulkan peningkatan kebutuhan level. Maksudnya gini… kalau kemaren anda puas dan loncat loncat kegirangan gara – gara mengerjakan soal anak TK, apakah saat besoknya anda mengerjakan soal yang sama anda merasa puas dan loncat loncat yang sama dengan yang anda lakukan kemaren ??? Tentu tidak ! Anda pasti butuh untuk bisa mengerjakan soal anak SD, baru loncat – loncat kegirangan lagi. Betul gak ??? Seperti itulah efek dari bekerjanya si dopamine. NAHHHHH ! pornografi itu membuat si dopamine bekerja terus menerus ! sayangnya penyebab dia bekerja adalah karena pornografi ! Ilustrasi : 1. Pertama kali si Nyoman akan berteriak ” oh my god gambar apa sih tuh ! ” ( sambil tutup mata tapi agak direnggangin jarinya buat ngintip ) 2. eh kemaren gambar apa sih … ? mengunjungi lagi situs yang menampilkan gambar perempuan memakai bikini tersebut. Dilihat terus…., 3. Besok – besoknya si Nyoman harus melihat perempuan bertelanjang dada agar bisa merasakan sensasi yang ” wuooowwww “ 4. Besoknya tentu harus melihat yang lebih parah dari melihat perempuan bertelanjang dada. Bisa yang cuma pakai kancut doank atau langsung bugil. Begitu seterusnya… dari melihat cewe bugil, melakukan seks, ….. lebih parah…, terus dan terus…, Harus lebih parah atau minimalnya beda gambar, agar merasakan sensasi ” wuooowwww “. Bisa dibayangkan kan , setelah puas melihat gambar – gambar yang terparah sekalipun…apa yang harus dilakukan agar merasakan sensasi ” wuooowwww ” ??? Nonton videonya beneran donk ! Lalu seterus dan seterusnya ? Melakukan seks beneran donk ! Bener banget ! Waktu melakukan seks juga begitu…. karena dari awalnya dilandaskan si dopamine tadi, maka akan beda dengan seks yang dilakukan orang normal yang biasa. Dia selalu butuh teknik seks yang baru, baru dan baru, kalau perlu yang gak normal dan aneh. Makanya kalau para pelaku seks yang melakukan seks gara – gara pertamanya dia terpincut pornografi, akan butuh gaya yang baru dan menuju ke arah penyimpangan seksual. Sampai jadi nyoba incest ( berhubungan dengan saudara sendiri ), berhubungan seks dengan binatang, pemerkosaan, penyiksaan dalam seks. Hanya karena butuh utuk merasakan sensasi ” wuooowwww ” tersebut. Mereka tahu itu salah, tapi tetap melakukannya. Mereka tahu itu salah, tapi tidak bisa melawannya. Itulah parahnya hormon dopamine yang dibikin bekerja secara terus menerus oleh pornografi !


* Neuropiniphrin * Kalau seorang pebisnis sejati, otaknya dipenuhi dengan yang namanya peluang dan keuntungan. Ngeliat usaha yang bisa dijadikan ladang uang, selalu dimanfaatkan dengan baik. Instingnya ke bisniiiiis mulu ! Nah inilah yang terjadi juga terhadap para pecandu pornografi. Otaknya selalu berputar – putar dengan yang namanya pornografi. Ngeliat yang ngerangsang dikit, otak udah ngebayanginnya yang lain lain. Kalau ada perempuan yang memakai baju seksi, mungkin orang normal hanya kan berkata ” perempuan itu seksi” . Tetapi kalau orang yang sudah kecanduan pornografi, akan berfikir, gimana ya rasanya bersetubuh dengan dia…, ( sambil ngiler diem diem bego gitu ) Lagi berdiri disamping perempuan. langsung otaknya ngeres dah ! padahal perempuannya biasa aja. gak ngedance, ngeliuk-liukin badan, apalagi striptise. Sama sekali enggak ! Tapi otaknya sudah yang gimanaaaa gitu. Itulah yang dirasakan orang yang sudah berurusan dengan pornografi. Ngerusak otak ! Nah inilah yang sering digembor-gemborkan orang bahwa pornografi itu ngerusak otak. inilah yang diamaksudkan. Serign terbayang selalu. Akibatnya tidak bisa berfikir jernih, males belajar, males mikir, males kretif. Karena otaknya sudah dipenuhi dengan daftar kosakata atau kejadian yang bisa otak dia sambung-sambungin dengan yang namanya seks. Kerjaannya siapa ? kerjaannya hormon neorupiniphrin yang sudah disutradarai oleh pornografi.


* Serotonin * Saat seorang perokok lagi stress, dia akan merokok. Kenapa begitu ??? karena rokok adalah sesuatu yang bisa membuatnya senang… tentram…, damai. Itulah efek kerja dari hormon serotonin. Membuat seseorang merasa nyaman saat hormon itu keluar. Nah saat orang bersentuhan dengan yang namanya pornografi, hormon itupun keluar. Fly…… lihat porno, gw fly gw tenang, gw oke…. piss man….. Efeknya ????!!!! setiap orang itu kesel… orang itu frustasi… orang itu sedih… orang itu kesepian… orang itu mengalamai hal yang menyulitkan dirinya…. dia akan lari ke pornografi ! Karena itu yang membuatnya tentram. Sedih ya ??? yaiyalah… Kalo orang stress, pelariannya ke ibadah.. mantep ! Kalo pelariannya ke bermiditasi..keren ! Kalau pelariannya ke hang out bersama teman- teman atau kalau yang perempuan shooping ? Masih okelah. Lah kalau sebuah pelarian haruslah ke pornografi misalkan langsung ke warnet dan langsung searching xxx ??? yalkkk !

* Oksitosin * Anda tahu kenapa seorang ibu dengan anak – anaknya ada ikatan batin ? Karena hormon oksitosinlah jawabannya. Saat seorang ibu melahirkan, hormon oksitisoin terpancar banjir keluar dari tubuhnya. Nah efeknya adalah, dia mencintai sesuatu yang membuat orang tersebut mengeluarkan hormon oksitosin itu ! Karena si ibu itu jadi keluar hormon oksitosinnya, gara – gara anak yang dilahirkannya tersebut ! Maka dia akan jadi punya ikatan batin dengan anak tersebut ! Itulah sistem kerjanya si hormon okitosin. Pornografi itu membuat hormon oksitosin bekerja secara terus menerus pada saat si orang tersebut mengakses pornografi
 
Sumber: http://robykurniawan.blogspot.com/2012/05/menonton-film-porno-mempengaruhi-5.html
readmore »»  

Sabtu, 19 Juli 2014

Olimpiade Sains Nasional Pertamina 2014


      Apa kabar sobat, maaf cukup lama absen dari dunia maya, wabilkhusus terhadap blog ini....Pada perjumpaan kali ini saya ingin menginformasikan tentang kompetisi olimpiade sains nasional yang merupakan hasil kerjasama Universitas Indonesia dengan Pertamina. Kompetisi ini cukup akrab di telinga para mahasiswa karena pesertanya merupakan para mahasiswa dari berbagai universitas dan institusi pendidikan yang  setara. Olimpiade ini terbuka untuk mahasiswa umum dan IPA. Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan dibaca dibawah ini.


LATAR BELAKANG
Di tahun 2014 ini Pertamina bersamaUniversitas Indonesia dan didukun goleh Perguruan Tinggi di seluruh propinsi di Indonesia akan menyelenggarakan Olimpiade Sains Nasional (OSN) Pertamina yang ketujuh kalinya. Sebagai salah satu BUMN terbesar di bidang energi dan petrokimia yang menjadi kebanggaan bangsa Indonesia, Pertamina telah menunjukkan tanggungjawab besarnya yaitu ikut berkontribusi bagi pembangunan bangsa Indonesia dengan komitmennya memajukan pendidikan di perguruan tinggimelalui olimpiade sains nasional ini. Dengan diselenggarakan OSN Pertamina tahun 2014, estafet program sobat bumi dalam mencetak generasi muda berprestasiyang nantinya dapat berkarya membangun negeri akan tetap berkelanjutan.
OSN PERTAMINA merupakanajangkompetisiilmiahbagi para mahasiswadari PTN/ PTS di seluruh Indonesia dan menjadi wadah generasi muda mengekspresikan diri, menampilkan karya cipta, serta mengukir prestasi. Kompetisi ini telah berlangsung setiap tahun dan diselenggara kan berturut-turut sejak tahun 2008. Sejak awal dimulainya sampai saat ini, model dan sistem kompetisiterussecara dinamis mengalamipenyempurnaan.
Sejak OSN PERTAMINA Tahun 2012 telah diperkenalkan model kompetisi baru yaituPROYEK SAINS sebagai kelanjutan dan penyempurnaan model kompetisiBEST PRESENTER. Pada tahun 2013, kategori Proyek Sains lebih diperluas cakupannya. Perluasan ini dilakukan dengan tujuan untuk lebih memberi kesempatan dan mendorong generasi muda khususnya mahasiswa agar dapat mengaktualkan, mengekspresikan dirinya, berkompetisi dan menampilkan inovasi karya ciptanya. Dengan demikian akan dapat mencetak generasi yang inovatif, sehingga dapat menjadi tulang punggung dan penompang kemandirian bangsa di masa depan, agarbangsa Indonesia lebih mampu bersaing di era glabalisasi.
Peyempurnaan pada kompetisi kategori Teori yang telah dilakukan di OSN tahun 2013, akan diterapkan lagi di tahun ini. Pada tahun ini kategori Teori membidik mahasiswa berprestasi dari setiap bidang di lintas propinsi yang dikelompokkan dalam suatu region untuk dapat berkompetisi secara nasional. Disamping itu diberikan juga kesempatan bagi mahasiswa berprestasi di setiap propinsi. Sehingga unsur prestasi dan kesempatan bagi setiap mahasiswa di seluruh Indonesia tetap menjadi prioritas.
SASARAN PESERTA
Peserta OSN Pertamina 2014 adalah mahasiswa perguruan tinggi negeri atau swasta di seluruh Indonesia. Peserta mahasiswa boleh berasal dari semua program studi atau jurusan yang dapat berasal dari Universitas, Institut, Sekolah Tinggi ataupun Politeknik.

Berikut Saya cantum link untuk mendaftar:

readmore »»  

Senin, 28 Oktober 2013

Deklarasi Alma Ata 1978

Deklarasi Alma Ata 1978 merupakan bentuk kesepakatan bersama antara 140 negara (termasuk Indonesia), adalah merupakan hasil Konferensi Internasional Pelayanan Kesehatan Primer (Primary Health Care) di kota Alma Ata, Kazakhstan. Konferensi Internasional "Primary Health Care" ini disponsori oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan organisasi PBB untuk Anak (UNICEF). Isi pokok deklarasi ini, bahwa Pelayanan Kesehatan Primer (Dasar) adalah merupakan strategi utama untuk pencapaian kesehatan untuk semua (Health for all), sebagai bentuk perwujudan hak asazi manusia. Deklarasi Alma Ata ini selanjutnya terkenal dengan : Kesehatan semua untuk tahun 2000 atau 'Health for all by the year 2000". Deklarasi Alma Ata juga menyebutkan bahwa untuk mencapai kesehatan untuk semua tahun 2000 adalah melalui Pelayanan Kesehatan Dasar, yang sekurang-kurangnya mencakup 8 pelayanan dasar, yaitu : 1. Pendidikan kesehatan (Health education). 2. Peningkatan penyediaan makanan dan gizi (Promotion of food supplies and proper nutrition). 3. Penyediaan air bersih dan sanitasi dasar (Adequate supply of safe water and basic sanitation). 4. Pelayanan kesehatan ibu dan anak termasuk keluarga berencana (Maternal and child care, including family planning). 5. Imunisasi (Immunization against the major infectious diseases). 6. Pencegahan dan pemberantasan penyakit endemik (Prevention and control of locally endemic diseases). 7. Pengobatan penyakit-penyakit umum (Appropriate treatment of common diseases and injuries). 8. Penyediaan obat esensial (Provision essential drugs).Dari 8 pelayanan kesehatan dasar tersebut diatas, pendidikan kesehatan (sekarang promosi kesehatan) ditempatkan pada urutan pertama. Ini berarti bahwa sejak konfrensi Alma Ata tahun 1978, para delegasi 140 negara tersebut telah mengakui betapa pentingnya peran promosi kesehatan dalam mencapai kesehatan untuk semua. Oleh sebab itu dalam Konferensi Internasional Promosi Kesehatan yang pertama di Ottawa, yang menghasilkan Piagam Ottawa (Ottawa Charter) ini, Deklarasi Alma Ata dijadikan dasar pijakannya. Hal ini dapat dilihat dalam pembukaan Piagam Ottawa yang menyebutkan: “The first International Conference on Health Promotion, meeting in Ottawa this 21st day of November 1986, hereby present this charter for action to achieve Health for All by the year 2000 and beyond”. Dalam pernyataan ini tersirat bahwa para delegasi atau peserta dari semua negara, melalui piagam atau “charter” tersebut bersepakat untuk melanjutkan pencapaian “Sehat untuk semua” tahun 2000 dan sesudahnya, seperti yang telah dideklarasikan dalam piagam Alma Ata. Hal tersebut adalah merupakan bentuk komitment semua negara untuk melanjutkan terwujudnya kesehatan untuk semua (health for all) melalui promosi kesehatan. Lebih jelas lagi dalam pendahuluan Piagam Ottawa juga disebutkan: “……It built on the progress made through the Declaration on Primary Health Care at Alma Ata, the World Organization’s target for Health for All the World Organization’s target for Health for All document, and the recent debate the World Assembly on intersectoral action for health”. Dari uraian tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa sejarah promosi kesehatan pada akhir abad ke 20 dan awal abad ke 21 yang dimulai dengan Konfrensi Internasional Promosi Kesehatan yang pertama di Ottawa, Canada ini tidak terlepas dari Deklarasi Alma Ata. Isi Deklarasi Alma Ata Konferensi Internasional mengenai Perawatan Kesehatan Primer, Alma-Ata, USSR, 6-12 September 1978 Konferensi Internasional tentang puskesmas, pertemuan di Alma-Ata ini belas hari September di Sembilan belas tahun ratus tujuh puluh delapan, mengungkapkan kebutuhan tindakan mendesak oleh semua pemerintah, semua pekerja kesehatan dan pembangunan, dan dunia masyarakat untuk melindungi dan mempromosikan kesehatan semua orang di dunia, dengan ini membuat berikut Deklarasi: I Konferensi ini sangat menegaskan kembali bahwa kesehatan, yang merupakan keadaan fisik yang lengkap, kesejahteraan mental dan sosial, dan bukan hanya tidak adanya penyakit atau kelemahan, adalah mendasar manusia benar dan bahwa pencapaian tingkat tertinggi kemungkinan kesehatan tujuan di seluruh dunia yang paling penting sosial yang realisasinya memerlukan tindakan dari banyak lainnya sosial dan ekonomi sektor di samping sektor kesehatan. II Ketidaksetaraan kotor yang ada dalam status kesehatan masyarakat terutama antara negara maju dan berkembang serta dalam negara secara politik, sosial dan ekonomis dapat diterima dan karena itu, yang menjadi perhatian bersama bagi semua negara. III Pembangunan ekonomi dan sosial, didasarkan pada Tatanan Ekonomi Internasional Baru, adalah dasar penting bagi pencapaian sepenuhnya kesehatan untuk semua dan pengurangan kesenjangan antara status kesehatan dari negara-negara berkembang dan maju. Promosi dan perlindungan kesehatan masyarakat sangat penting untuk berkelanjutan ekonomi dan sosial pembangunan dan memberikan kontribusi untuk kualitas hidup yang lebih baik dan perdamaian dunia. IV Orang mempunyai hak dan kewajiban untuk berpartisipasi secara individual dan kolektif dalam perencanaan dan pelaksanaan pelayanan kesehatan mereka. V Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk kesehatan rakyat mereka yang dapat dipenuhi hanya dengan penyediaan kesehatan yang memadai dan tindakan sosial. Target sosial utama pemerintah, organisasi internasional dan masyarakat seluruh dunia dalam datang dekade harus pencapaian oleh semua orang di dunia pada tahun 2000 dari tingkat kesehatan yang akan memungkinkan mereka untuk menjalani kehidupan yang produktif secara sosial dan ekonomis. Pelayanan kesehatan dasar merupakan kunci untuk mencapai sasaran ini sebagai bagian dari pembangunan dalam roh keadilan sosial. VI Perawatan kesehatan primer adalah perawatan kesehatan penting berdasarkan suara praktis, ilmiah dan metode diterima secara sosial dan teknologi membuat diakses secara universal untuk individu dan keluarga di masyarakat melalui partisipasi penuh dan dengan biaya yang masyarakat dan negara mampu mempertahankan pada setiap tahap perkembangan mereka dalam semangat selfreliance dan penentuan nasib sendiri. Ini merupakan bagian integral kedua negara sistem kesehatan, yang merupakan fungsi pusat dan fokus utama, dan sosial secara keseluruhan dan pembangunan ekonomi masyarakat. Ini adalah tingkat pertama dari kontak individu, keluarga dan masyarakat dengan sistem kesehatan nasional membawa kesehatan sedekat mungkin ke tempat orang tinggal dan bekerja, dan merupakan elemen pertama dari terus proses perawatan kesehatan. VII Primer perawatan kesehatan: 1. mencerminkan dan berkembang dari kondisi ekonomi dan sosial-budaya dan politik karakteristik negara dan masyarakat dan didasarkan pada aplikasi dari hasil yang relevan sosial, penelitian biomedis dan pelayanan kesehatan dan pengalaman kesehatan masyarakat; 2. membahas masalah kesehatan utama di masyarakat, menyediakan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif layanan yang sesuai; 3. meliputi setidaknya: mengenai pendidikan masalah kesehatan yang berlaku dan metode pencegahan dan pengontrolan mereka, promosi pasokan makanan dan tepat gizi, pasokan yang cukup dari air bersih dan sanitasi dasar; ibu dan anak kesehatan, termasuk keluarga berencana, imunisasi terhadap utama penyakit menular, pencegahan dan pengendalian penyakit endemik lokal; yang tepat pengobatan penyakit umum dan luka-luka, dan penyediaan penting obat; 4. melibatkan, selain sektor kesehatan, semua sektor terkait dan aspek nasional dan pengembangan masyarakat, khususnya di bidang pertanian, peternakan, makanan, industri, pendidikan, perumahan, pekerjaan umum, komunikasi dan sektor lainnya; dan menuntut upaya terkoordinasi dari semua sektor; 5. membutuhkan dan mempromosikan masyarakat dan individu maksimum kemandirian dan partisipasi dalam, organisasi operasi perencanaan, dan pengendalian primer kesehatan, memanfaatkan sepenuhnya sumber daya yang tersedia lokal, nasional dan lainnya; dan untuk tujuan ini berkembang melalui pendidikan yang sesuai kemampuan masyarakat untuk berpartisipasi; 6. harus ditopang oleh terpadu, rujukan fungsional dan saling mendukung sistem, yang mengarah ke peningkatan progresif pelayanan kesehatan yang komprehensif untuk semua, dan memberikan prioritas kepada mereka yang paling membutuhkan; 7. bergantung, pada tingkat lokal dan rujukan, pada petugas kesehatan, termasuk dokter, perawat, bidan, pembantu dan pekerja masyarakat yang berlaku, serta tradisional praktisi yang diperlukan, sesuai dilatih secara sosial dan teknis untuk bekerja sebagai kesehatan tim dan untuk merespon kesehatan menyatakan kebutuhan masyarakat. VIII Semua pemerintah harus merumuskan kebijakan nasional, strategi dan rencana aksi untuk memulai dan mempertahankan pelayanan kesehatan dasar sebagai bagian dari sistem kesehatan nasional yang komprehensif dan dalam koordinasi dengan sektor lain. Untuk tujuan ini, maka akan dibutuhkan untuk melaksanakan politik akan, untuk memobilisasi sumber daya negara dan menggunakan sumber daya eksternal yang tersedia rasional. IX Semua negara harus bekerjasama dalam semangat kemitraan dan layanan untuk memastikan primer perawatan kesehatan bagi semua orang sejak pencapaian kesehatan oleh orang-orang di satu negara langsung keprihatinan dan manfaat setiap negara lainnya. Dalam konteks ini sendi WHO / UNICEF melaporkan pada perawatan kesehatan primer merupakan dasar yang kokoh untuk lebih lanjut pembangunan dan pengoperasian pelayanan kesehatan primer di seluruh dunia. X Tingkat yang dapat diterima kesehatan bagi semua orang di dunia pada tahun 2000 dapat dicapai melalui penggunaan yang lebih lengkap dan lebih baik dari sumber daya dunia, sebagian besar dari yang sekarang dihabiskan untuk persenjataan dan konflik militer. Sebuah kebijakan asli kemerdekaan, perdamaian, détente dan perlucutan senjata bisa dan harus melepaskan tambahan sumber daya yang juga bisa ditujukan untuk tujuan damai dan khususnya untuk percepatan pembangunan sosial dan ekonomi yang perawatan kesehatan primer, sebagai bagian penting, harus dialokasikan pangsa yang tepat. Konferensi Internasional tentang Kesehatan Primer panggilan untuk mendesak dan efektif nasional dan internasional tindakan untuk mengembangkan dan melaksanakan pelayanan kesehatan primer seluruh dunia dan khususnya di negara-negara berkembang dalam semangat teknis kerjasama dan sesuai dengan Tatanan Ekonomi Internasional Baru. Ini mendesak pemerintah, WHO dan UNICEF, dan organisasi internasional lainnya, serta lembaga multilateral dan bilateral, lembaga swadaya masyarakat, lembaga pendanaan, semua kesehatan pekerja dan masyarakat seluruh dunia untuk mendukung nasional dan internasional komitmen untuk perawatan kesehatan primer dan saluran meningkat teknis dan keuangan dukungan untuk itu, terutama di negara-negara berkembang. Konferensi ini meminta semua tersebut untuk berkolaborasi dalam memperkenalkan, mengembangkan dan memelihara kesehatan primer peduli sesuai dengan semangat dan isi dari Deklarasi ini. Pelaksanaan Primary Health Care Di Indonesia, pelaksanaan Primary Health Care secara umum dilaksanakan melaui pusat kesehatan dan di bawahnya (termasuk sub-pusat kesehatan, pusat kesehatan berjalan) dan banyak kegiatan berbasis kesehatan masyarakat seperti Rumah Bersalin Desa dan Pelayanan Kesehatan Desa seperti Layanan Pos Terpadu (ISP atau Posyandu). Secara administratif, Indonesia terdiri dari 33 provinsi, 349 Kabupaten dan 91 Kotamadya, 5.263 Kecamatan dan 62.806 desa. Untuk strategi ketiga, Kementerian Kesehatan saat ini memiliki salah satu program yaitu saintifikasi jamu yang dimulai sejak tahun 2010 dan bertujuan untuk meningkatkan akses dan keterjangkauan masyarakat terhadap obat-obatan. Program ini memungkinkan jamu yang merupakan obat-obat herbal tradisional yang sudah lazim digunakan oleh masyarakat Indonesia, dapat teregister dan memiliki izin edar sehingga dapat diintegrasikan di dalam pelayanan kesehatan formal. Untuk mencapai keberhasilan penyelenggaraan PHC bagi masyarakat, diperlukan kerjasama baik lintas sektoral maupun regional, khususnya di kawasan Asia Tenggara. Dalam penerapannya ada beberapa masalah yang terjadi di Indonesia. Permasalahan yang utama ialah bagaimana primary health care belum dapat dijalankan sebagaimana semestinya. Oleh karena itu, ada beberapa target yang seharusnya dilaksanakan dan dicapai yaitu: a. Memantapkan Kemenkes berguna untuk menguatkan dan meningkatkan kualitas pelayanan dan mencegah kesalahpahaman antara pusat keehatan dan masyarakat b. Pusat Kesehatan yang bersahabat merupakan metode alernatif untuk menerapkan paradigma sehat pada pelaksana pelayanan kesehatan. c. Pelayanan kesehatan primer masih penting pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan. d. Pada era desentralisasi, variasi pelayanan kesehatan primer semakin melebar dan semakin dekat pada budaya local. Pada tahun 1978, dalam konferensi Alma Ata ditetapkan prinsip-prinsip PHC sebagai pendekatan atau strategi global guna mencapai kesehatan bagi semua. Lima prinsip PHC sebagai berikut : Pemerataan upaya kesehatan Distribusi perawatan kesehatan menurut prinsip ini yaitu perawatan primer dan layanan lainnya untuk memenuhi masalah kesehatan utama dalam masyarakat harus diberikan sama bagi semua individu tanpa memandang jenis kelamin, usia, kasta, warna, lokasi perkotaan atau pedesaan dan kelas sosial. Penekanan pada upaya preventif Upaya preventif adalah upaya kesehatan yang meliputi segala usaha, pekerjaan dan kegiatan memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan dengan peran serta individu agar berprilaku sehat serta mencegah berjangkitnya penyakit. Penggunaan teknologi tepat guna dalam upaya kesehatan Teknologi medis harus disediakan yang dapat diakses, terjangkau, layak dan diterima budaya masyarakat (misalnya penggunaan kulkas untuk vaksin cold storage). Peran serta masyarakat dalam semangat kemandirian Peran serta atau partisipasi masyarakat untuk membuat penggunaan maksimal dari lokal, nasional dan sumber daya yang tersedia lainnya. Partisipasi masyarakat adalah proses di mana individu dan keluarga bertanggung jawab atas kesehatan mereka sendiri dan orang-orang di sekitar mereka dan mengembangkan kapasitas untuk berkontribusi dalam pembangunan masyarakat. Partisipasi bisa dalam bidang identifikasi kebutuhan atau selama pelaksanaan. Masyarakat perlu berpartisipasi di desa, lingkungan, kabupaten atau tingkat pemerintah daerah. Partisipasi lebih mudah di tingkat lingkungan atau desa karena masalah heterogenitas yang minim. Kerjasama lintas sektoral dalam membangun kesehatan Pengakuan bahwa kesehatan tidak dapat diperbaiki oleh intervensi hanya dalam sektor kesehatan formal; sektor lain yang sama pentingnya dalam mempromosikan kesehatan dan kemandirian masyarakat. Sektor-sektor ini mencakup, sekurang-kurangnya: pertanian (misalnya keamanan makanan), pendidikan, komunikasi (misalnya menyangkut masalah kesehatan yang berlaku dan metode pencegahan dan pengontrolan mereka); perumahan; pekerjaan umum (misalnya menjamin pasokan yang cukup dari air bersih dan sanitasi dasar) ; pembangunan perdesaan; industri; organisasi masyarakat (termasuk Panchayats atau pemerintah daerah , organisasi-organisasi sukarela , dll)
sumber:http://hikmawan-s-fkm11.web.unair.ac.id/artikel_detail-63423-Kesehatan-Deklarasi%20Alma%20Ata.html

readmore »»